Mungkin hatimu akan beranjak dari hatiku, itulah mengapa alasan ku untuk selalu menekankan bahwa aku mampu jauh darimu dimanapun kamu berada, bahkan disetiap waku. aku yang percaya pada kekuatan cinta dan keberadaanya diantara aku dan kamu. namun aku menggila akan dirimu, saat bertatapan, saat saling memandang satu sama lain, aku lemah oleh pandanganmu itu, sorot mata yang selalu teduh untuk jiwaku. aku benci utnuk mengakui bahwa aku merindukan pelukan dari pria sepertimu, aku benci memandang bahumu dari belakang saat kau melangkah pergi dari hadapanku (bahkan dari hidupku).
meskipun kita dipisahkan oleh takdir yang menyedihkan, aku tahu bahwa aku tidak akan menjadi jeritan hatimu lagi.
kini kusadari tidak ada yang mampu menggantikan kamu, aku tahu bahwa tidak ada yang berarti dan berharga bagikku selain kamu.
senyuman yang tersungging di bibirmu saat aku tersenyum dan tertawa, selalu aku bayangkan bahwa hal itu begitu kuat masuk dalam ingatanku, dan membawa rona bahagia dalam hidupku.
tidak ada yang bisa aku harapkan lagi, seperti sekarang ini..
saat aku membayangkan hangat nafasmu begitu dekat lagi hangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar